PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikologi SosialPerkembangan

agresi reaktif

reactive aggression

Ringkasan Singkat

Bentuk agresi impulsif yang muncul sebagai respons defensif atau emosional terhadap provokasi atau ancaman yang dirasakan.

Agresi reaktif, yang juga dikenal sebagai agresi afektif atau impulsif, adalah perilaku agresif yang dilakukan sebagai reaksi langsung terhadap provokasi, rasa sakit, frustrasi, atau ancaman. Berbeda dengan agresi proaktif yang direncanakan untuk mencapai tujuan tertentu, agresi reaktif didorong oleh emosi yang kuat, terutama kemarahan atau ketakutan.

Individu dengan tingkat agresi reaktif yang tinggi cenderung memiliki kesulitan dalam regulasi emosi dan sering kali salah menafsirkan niat orang lain sebagai bentuk permusuhan (bias atribusi permusuhan). Hal ini sering dipelajari dalam konteks perkembangan anak dan psikologi sosial untuk memahami pola konflik interpersonal.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Dodge, K. A. (1991). The structure and function of reactive and proactive aggression. In D. J. Pepler & K. H. Rubin (Eds.), The development and treatment of childhood aggression.
  • APA Dictionary of Psychology
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback